Sabtu, 10 Desember 2016

Peduli Islam dengan menjadi pejuang di masa kini



PEDULI ISLAM DENGAN MENJADI PEJUANG DI MASA KINI

            Waktu terasa berjalan begitu cepat,hingga terkadang manusia yang lalai tidak memberikan kontribusinya terhadap dunia,mereka cenderung hanya berkomentar tanpa melakukan perubahan. Padahal dunia ini semakin tua,dan otomatis semakin sedikit pula waktu yang kita miliki untuk merubah dunia ini. Kita lihat,betapa hancurnya dunia tanpa kehadiran Rasulullah,bahkan keluarga Rasul,sahabat Rasul,dan tabi’in pun sudah tiada. Betapa hancurnya dunia tanpa mereka, pembunuhan merajalela,kekerasan dimana-mana,bahkan perilaku yang tak senonoh pun tak malu untuk dilakukan manusia akhir zaman ini,Naudzubillahimindzalik.
            Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai manusia yang peduli terhadap Islam? Mari kita lihat terlebih dahulu agar para pembaca meyakini bahwa sangat penting untuk merubah Masyarakat Islam mulai dari sekarang.
            Berbicara soal waktu,waktu terbagi menjadi tiga. Yaitu masa lalu,masa kini dan masa depan. Masa kini ialah masa dimana kita melakukan segala sesuatu,menjalankan segala perintah-Nya dan mempelajari semua ajaran-Nya,di masa ini pula kita bisa merubah Masyarakat Islam  sesuai dengan cara yang kita tempuh. Kini kita berbicara tentang masa depan,masa depan adalah masa yang paling luas dibandingkan dengan masa yang lain. Mengapa bisa seperti itu? Karena masa depan ialah waktu yang belum kita lalui,oleh karena itu mungkin apabila kita berumur panjang,otomatis masa depan adalah masa yang paling luas dibandingkan dengan masa yang lain. Sedangkan masa lalu adalah masa yang paling luas kedua setelah masa depan,dimana masa lalu terdapat banyak sejarah. Dari sejarah itu pula kita bisa mengambil banyak pelajaran mengenai kehidupan dalam berbagai segi. Tak jarang pula,dari sejarah kita bisa berhati-hati dalam bersikap atau mengambil langkah.
             Bisa kita ambil kesimpulan bahwa masa kini adalah masa yang paling berpengaruh, Kini Islam dipandang buruk oleh masyarakat awam,oleh karena itu kita sebagai salah satu pejuang Islam harus ikut berkontribusi dalam perubahan Islam dan membersihkan nama baik Agama Islam.di masa kini,kita bisa memulainya dengan melakukan perubahan terhadap masyarakat Islam,dan segera mengambil langkah untuk merubahnya.
            Kini kita sadar, sebagai manusia akhir jaman yang hidup tanpa Rasulullah,kita sepatutnya dapat mengetahui betul betapa kita harus bisa merubah dunia ini. Karena kita yang seharusnya memerankan tugas kerasulan setelah para Nabi dan Rasul tiada,dengan cara menjadi da’i atau da’iah. Pasti para pembacara berfikir bahwa tak mudah untuk menjadi seorang da’i atau da’iah itu. Tapi kita harus yakin,bahwa kita bisa,karena jika bukan kita yang merubah dunia ini,maka siapa yang akan merubah dunia yang semakin kini semakin hancur? Tentu jawabannya pasti diri kita sendiri.
            Awalnya, kita harus mempunyai cita-cita(ideologi) atau yang berarti sebagai pandangan cara berfikir,tapi tak cukup dengan hanya memiliki ideologi saja,kita harus mempunyai keyakinan pula agar cita-cita kita dapat tercapai,yakni cita-cita untuk merubah dunia,merubah masyarakat Islam kini. Tak lupa,kita juga harus percaya diri bahwasanya kita mempunyai ilmu untuk disebarkan. Oleh karena itu,mulailah dari lingkungan terdekat kita. Dengan cara mengaplikasikannya  atau merealisasikan ilmu tersebut. Agar orang lain yang tidak berkesempatan sekolah pun dapat mengetahui ilmu yang kita dapatkan. Karena betapa besar pahalanya jika seorang muslim menyebarkan ilmunya,sungguh dengan cara berbagi ini ilmu kita pun tidak akan berkurang sedikit pun. Contohnya apabila pembaca berada di daerah terpencil,anda bisa memulainya dari sana dengan mengajak para remaja atau anak kumpul di masjid terdekat. Lalu anda menyampaikan ilmu anda itu dengan gaya penyampaian sendiri,buatlah cara yang dapat menarik perhatian pendengar,sehingga para pendengar pasti tertarik dengan ilmu yang anda berikan. Misalkan dengan cara berpresentasi menggunakan properti ataupun berpresentasi dengan menampilkan sebuah film,tapi itu tergantung penonton yang anda ajak. Apabila cara ini berhasil pasti pendengar yang misalkan hanya lima orang bisa menjadi bertambah banyak karena tertarik dengan materi yang anda berikan. Dan kemudian anda ajak mereka untuk realisasikan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ajaklah dengan cara yang baik,sehingga pasti tak lama dari itu,mereka tersadar akan apa yang harusnya mereka lakukan.
            Ataupun,apabila di lingkungan anda banyak yang mengenyam bangku kuliah. Anda bisa mengajak mereka untuk bekerjasama memajukan lingkungan anda,dengan cara berbagi informasi mengenai suatu hal,lalu dikumpulkan hingga menjadi sebuah materi yang bermanfaat yang bisa dibagikan kepada mereka yang tidak bersekolah. Atau anda secara bersama-sama dapat mencermati kondisi Islam di masa depan,bisa berdiskusi mengenai langkah yang akan diambil untuk merubah dunia dengan pengetahuan Islam yang anda dan kawan anda miliki.
            Saat berbagi ilmu,berusahalah semaksimal mungkin,ajaklah para pendengar yang benar-benar ingin menambah ilmu,jangan memaksakan yang tidak tertarik,karena sebagaimana yang saya sudah sebutkan tadi,apabila kita sudah bisa mengambil hati beberapa orang,pasti orang yang awalnya tidak tertarik pun pasti akan ikut tertarik dengan ilmu yang anda berikan.
            Mulailah merubah dunia dari lingkungan terdekat,karena suatu hal yang kecil akan berpengaruh menjadi hal yang besar apabila anda terus melakukannya dengan serius dan rutin. Tetapi satu hal yang perlu anda ingat,sebanyak-banyaknya ilmu yang anda miliki,itu hanyalah milik Allah,Ia yang mengenggam segalanya. dimana kita adalah salah satu objek yang ada dalam genggaman-Nya,karena pada hakikatnya yang menggenggam itu tidak mungkin lebih kecil daripada yang digenggam.
            Mari menjadi pejuang di masa kini,yang dapat merubah dunia dan khususnya merubah masyarakat Islam dari kehancuran dunia yang semakin tua. Karena apabila bukan kita yang merubahnya,siapa lagi? Kita harus sadar,betapa pentingnya ilmu Allah kini,karena hanya hal itu lah yang dapat menyelamatkan kita dari kehancuran.
Karya : Novia Fauziyah Kurnia Setiawan
BKI 1C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar